SIDOARJO | NARASINFO.COM – Setelah menanti selama tiga tahun, warga RW 12 Pondok Wage Indah akhirnya lega setelah pengajuan proposal bantuan alat berat untuk pembersihan lumpur dan sampah yang mengendap di sungai sekitar Pemukiman warga dapat terealisasi.
Permintaan bantuan alat berat ini bukan sekadar kebutuhan, melainkan upaya strategis untuk mengembalikan fungsi sungai sebagai saluran air yang bersih dan bebas dari tumpukan sampah dan lumpur yang dapat menyebabkan banjir.
Tumpukan lumpur dan sampah yang telah bertahun-tahun dikeluhkan warga ini, tak hanya merusak estetika lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan risiko banjir, apalagi sekarang ini sedang musim penghujan.
Perjalanan panjang menuju realisasi ini melibatkan koordinasi lintas instansi. sulitnya akses alat berat menuju lokasi, menjadi tantangan tersendiri. Bahkan, untuk mendatangkan alat berat ini ke diperlukan pembukaan batas jalan tol yang melibatkan sejumlah pihak seperti Jasa Marga, PDAM, Dinas Migas, Dinas Perhubungan, dan sejumlah dinas terkait lainnya.
“Ini adalah buah dari kerja keras dan kesabaran kami. Proposal bantuan alat berat sudah diajukan sejak tiga tahun lalu, dan akhirnya semua pihak bisa bekerja sama untuk mewujudkannya,” kata Joko, pengurus RW 12 Pondok Wage Indah. Senin (16/12/2024)
Warga sekitar pun menyambut positif realisasi ini. Dimas salah satu warga yang tinggal di sekitar sungai, menilai langkah ini sebagai langkah awal yang sangat penting.
“Sungai ini sebelumnya penuh dengan lumpur dan sampah, bahkan bentuk sungainya pun sampai tidak terlihat karena tertutup sampah, lumpur dan rumput liar. Setelah dibersihkan ini, kami berharap lingkungan jadi terlihat lebih bersih dan risiko banjir bisa ditekan,” ungkapnya.
Keberhasilan ini tak hanya menjadi kemenangan bagi warga RW 12 Pondok Wage Indah, tetapi juga bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat mengatasi tantangan yang tampaknya sulit.
Dengan sungai yang bersih, warga kini optimis lingkungan mereka akan menjadi lebih sehat, aman, dan nyaman. Penantian tiga tahun ini terbayar lunas dengan hasil yang menjanjikan. (Grd)
