MAGETAN | NARASINFO.ID – Semangat keberagaman dan apresiasi mewarnai pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) “Dirgantara Lengkara” Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Kampus 5 Magetan, Selasa (18/8/2026).
Dalam acara tersebut, Rektor UNESA, Prof. Dr. H. Nurhasan, M.Kes. Pria yang akrab disapa Cak Hasan itu menggelontorkan beasiswa kepada ratusan mahasiswa, mulai dari jajaran panitia PKKMB hingga mahasiswa baru yang berasal dari luar Pulau Jawa dan luar negeri.
Apresiasi awal diberikan kepada Ketua Pelaksana PKKMB UNESA Kampus 5, Maulia Nabila Wahyu Nur Buana, yang mendapatkan beasiswa kuliah penuh untuk menyelesaikan jenjang S1. Tak hanya itu, Cak Hasan juga membagikan beasiswa pembebasan biaya kuliah selama satu tahun untuk seluruh panitia PKKMB.
“Saya berikan beasiswa untuk seluruh panitia PKKMB Kampus UNESA 5 selama 1 tahun sebagai bentuk apresiasi karena telah bekerja keras menyukseskan acara ini,” tegas Cak Hasan di depan seluruh peserta.
Dukungan pendidikan juga mengalir bagi mahasiswa baru yang datang dari berbagai pelosok Indonesia maupun luar negeri. Saat Cak Hasan memanggil mahasiswa yang berasal dari luar Jawa, puluhan mahasiswa maju ke panggung dan menyebutkan daerah asal mereka, mulai dari Riau, Aceh, Medan, Bangka Belitung, Bali, Kalimantan, Flores, NTT, Ambon, hingga Merauke.
Secara khusus, Cak Hasan memberikan beasiswa penuh hingga lulus S1 kepada sejumlah mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah berduka akibat bencana alam di daerah asal mereka. Bantuan ini diberikan agar musibah di kampung halaman tidak menyurutkan langkah mereka dalam menempuh studi.
Momen menarik lainnya terjadi saat seorang mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Tata Rias asal Malaysia maju ke panggung. Mengapresiasi tekadnya menuntut ilmu jauh dari Negeri Jiran, Cak Hasan menganugerahkan beasiswa penuh hingga jenjang S2.
Secara keseluruhan, ratusan beasiswa dikucurkan dalam pembukaan PKKMB ini sebagai bukti komitmen UNESA untuk memastikan keterbatasan biaya maupun jarak tidak menjadi penghalang bagi mahasiswa untuk meraih cita-cita.
