Musim Penghujan, Pengusaha Jok Motor di Magetan Kebanjiran Pesanan

MAGETAN | NARASINFO.ID – Memasuki musim penghujan, permintaan jasa pemasangan kulit jok motor di Magetan mengalami lonjakan signifikan.

Intensitas hujan yang tinggi membuat banyak jok motor cepat lembap, rusak, bahkan mengeluarkan bau tak sedap. Kondisi ini mendorong pemilik kendaraan untuk mengganti lapisan jok dengan bahan yang lebih tebal dan tahan air.

Di bengkel milik Sigit Suprianto, pengrajin jok motor di Kecamatan Ngariboyo, peningkatan pelanggan sudah terasa sejak awal November.

“Begitu masuk musim hujan, pesanan naik hampir dua kali lipat. Banyak yang mengeluh joknya basah dan bau. Pelanggan sekarang lebih memilih bahan waterproof karena lebih awet dan mudah dibersihkan. Sehari bisa masuk 15 sampai 20 motor,” ujar Sigit, Senin (24/11/2025).

Peningkatan serupa juga terjadi di bengkel milik Yanto, pengrajin jok motor lainnya. Ia menyebut lonjakan pelanggan membuat dirinya harus menambah jam operasional.

“Hujan deras membuat jok cepat lembap dan mengelupas. Setiap hari selalu ada pelanggan yang minta ganti kulit. Kami sampai harus lembur supaya antrean cepat selesai,” jelas Yanto

Para pengguna motor pun merasakan langsung dampak perubahan cuaca ini. Pujianto, pekerja harian yang bergantung pada motor sebagai transportasi utama, mengaku terpaksa mengganti jok karena kondisi yang tidak lagi nyaman.

“Setiap hari kehujanan di jalan, jok motor jadi cepat basah dan lembek. Tidak nyaman dipakai buat kerja. Saya akhirnya ganti dengan bahan yang lebih tebal dan tahan air,” kata Rahmat.

Hal senada disampaikan Lilik, pelanggan lain yang memilih mengganti jok karena lapisan lamanya mulai rusak.

“Jok lama saya sering terkena hujan sampai akhirnya berbau dan kelihatan jelek. Saya ganti baru yang kualitasnya lebih bagus,” ujarnya.

Lonjakan permintaan ini menjadi berkah bagi para pengrajin lokal. Selain meningkatkan pemasukan, musim penghujan menjadi momentum penting bagi usaha kecil di sektor otomotif untuk meraih pendapatan tambahan (Red)