Ketua DPRD Magetan Hadiri Pagelaran Wayang Kulit Kebangsaan

MAGETAN | NARASINFO.ID – Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suratno, menghadiri pagelaran Wayang Kulit Kebangsaan yang digelar di Lapangan Bumi Cepoko Pandak Mulyo, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Minggu malam (23/11/2024).

Acara berlangsung khidmat dalam suasana penuh kebersamaan dan syukur. Pagelaran wayang ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-80 serta Hari Jadi Kabupaten Magetan ke-350, sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Suratno menyampaikan rasa bangga atas terlaksananya program kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Magetan dan Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, program tersebut sudah lama dinantikan masyarakat.

“Kami bangga, program yang sudah lama masyarakat nantikan akhirnya terlaksana di Magetan. Semoga membawa keberkahan dan kedamaian bagi Magetan,” ujar Suratno.

Momentum peringatan Bulan Pahlawan juga menjadi sorotan Suratno. Ia menilai gelaran budaya seperti wayang kulit mampu memperkuat identitas masyarakat sekaligus menjaga persatuan.

“Tahun ini Jawa Timur dianugerahi gelar Pahlawan Nasional bagi Kiai Haji Abdul Rahman Wahid, Kiai Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan, dan Marsinah. Ini menjadi pengingat agar kita meneladani perjuangan para pendahulu,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur, Eddy Supriyanto, mengapresiasi kekompakan masyarakat Magetan dalam menyukseskan acara. Ia menilai kegiatan budaya memiliki peran strategis dalam mempererat kerukunan, meningkatkan nasionalisme, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal melalui UMKM.

“Kami ingin melestarikan budaya sekaligus menjaga ketahanan sosial di masyarakat. Magetan memiliki kekayaan budaya dan sumber daya alam luar biasa, termasuk talenta-talenta muda yang patut diapresiasi,” jelas Eddy.

Dalam kesempatan tersebut, Eddy juga menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan memerangi penyalahgunaan narkotika. Ia mengajak seluruh warga untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.

“Jangan sampai anak-anak kita menjadi korban. Kita wajib menjaga lingkungan, rukun, bergotong royong, dan peduli satu sama lain,” tegasnya.

Pagelaran wayang kulit kali ini menampilkan lakon Serikandi Krido, yang melambangkan peran penting perempuan dalam pembangunan daerah. Hal ini selaras dengan kepemimpinan perempuan di tingkat provinsi maupun kabupaten.

“Kebetulan gubernur kita adalah perempuan, bupati kita juga perempuan. Para serikandi inilah yang terus bekerja membangun Jawa Timur dan Magetan semakin maju,” ungkap Eddy.

Acara dimulai dengan penyerahan gunungan secara simbolis kepada dalang Ki Alex Sabdo Budi Utomo oleh Kepala Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur bersama Ketua DPRD Magetan, Asisten Daerah, serta perwakilan BNN Provinsi Jawa Timur. Pagelaran semakin meriah dengan hadirnya bintang tamu Cak Percil, Abah Kirun, Slentem, Hangky, dan Lusi Brahman.

Suratno berharap kegiatan budaya seperti ini terus menjadi ruang konsolidasi kebangsaan, peneguhan nilai persatuan, sekaligus hiburan yang memperkaya kehidupan masyarakat Magetan. (Red)