MAGETAN | NARASINFO.ID – Suasana haru dan bahagia menyelimuti Pendopo Surya Graha Magetan, Rabu (29/10/2025). Ratusan lansia dengan wajah sumringah mengenakan toga dan selempang kebanggaan. Mereka adalah bagian dari 451 peserta Sekolah Lansia Tangguh yang resmi diwisuda setelah menyelesaikan rangkaian pembelajaran selama 12 kali pertemuan.

Para wisudawan berasal dari 16 desa di dua kecamatan, yakni Kecamatan Ngariboyo dan Kecamatan Magetan. Meski usia tak lagi muda, semangat mereka untuk terus belajar dan beraktivitas tetap menyala.
Dalam sambutannya, Bupati Magetan Nanik Sumantri menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh peserta. Ia menilai semangat para lansia mengikuti kegiatan ini merupakan bukti nyata bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat.
“Usia bukan penghalang. Justru semakin bertambah usia, semakin banyak kebijaksanaan dan pengalaman yang bisa dibagikan. Saya berharap bapak-ibu tetap menjaga kesehatan dan terus mengisi waktu dengan kegiatan positif,” ujar Bupati Nanik.
Selain itu, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Magetan berkomitmen mewujudkan daerah yang nyaman, maju, dan berkelanjutan, di mana seluruh lapisan masyarakat, termasuk para lansia, memiliki peran penting dalam pembangunan sosial.
Sementara itu, Kepala BKKBN Kabupaten Magetan, Miftahudin, menjelaskan bahwa wisuda ini merupakan puncak dari perjalanan belajar Sekolah Lansia Tangguh. Program tersebut dirancang untuk mendorong para lansia agar tetap smart, sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat.
“Sekolah Lansia Tangguh bukan hanya tempat belajar, tetapi juga wadah untuk memperkuat semangat hidup sehat dan bahagia di usia lanjut,” tutur Miftahudin.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas hidup lansia, baik dari aspek kesehatan, mental, maupun sosial. Melalui program ini, para peserta diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar untuk terus semangat dan produktif di usia senja.
Wisuda yang berlangsung khidmat namun penuh keceriaan ini menjadi bukti bahwa semangat belajar tak mengenal batas usia. Para lansia Magetan telah menunjukkan bahwa menjadi tangguh bukan soal muda atau tua, melainkan tentang kemauan untuk terus tumbuh dan memberi makna bagi kehidupan. ((Red)
