Mobil Damkar Tua Magetan Mbah Kung dan Misteri Kebakaran

MAGETAN | NARASINFO.ID – Di lingkungan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, beredar sebuah cerita unik yang telah bertahan selama puluhan tahun. Cerita itu berkaitan dengan sebuah mobil pemadam kebakaran tua yang akrab dijuluki “Mbah Kung“. Menurut kisah yang berkembang di kalangan petugas, setiap kali armada lawas tersebut selesai dicuci, tak lama kemudian sering muncul laporan kebakaran.

Cerita tersebut telah menjadi perbincangan turun-temurun di lingkungan Damkar Magetan. Meski demikian, para petugas tidak memaknainya sebagai sesuatu yang bersifat mistis. Mereka lebih menganggapnya sebagai kebetulan yang berulang dan menjadi bagian dari pengalaman panjang selama bertugas.

Mobil berjenis Isuzu Forward keluaran era 1970-an dengan nomor polisi AE 8277 PP itu hingga kini masih tersimpan di garasi Damkar Magetan. Kendati usianya telah melampaui empat dekade, armada tersebut masih berstatus aktif dan sesekali diterjunkan untuk membantu operasi pemadaman.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Magetan, Ali Sukamto, mengatakan cerita mengenai Mbah Kung sudah lama dikenal oleh para personel. Menurutnya, sejumlah petugas mengaku berulang kali melihat pola serupa setiap kali kendaraan tersebut dibersihkan.

“Teman-teman sudah sering memperhatikan polanya. Kalau Mbah Kung dicuci, biasanya tidak lama kemudian ada kejadian kebakaran. Sudah beberapa kali seperti itu sehingga menjadi cerita turun-temurun di lingkungan Damkar,” ujar Ali saat ditemui, Senin (20/7/2026).

Ali menegaskan kisah tersebut tidak pernah dianggap sebagai sesuatu yang gaib. Namun, kemunculan kejadian yang dinilai berulang membuat cerita itu terus hidup dan dikenang oleh para petugas hingga sekarang.

Ia bahkan berkelakar seolah-olah Mbah Kung sedang memberikan tanda kepada personel Damkar bahwa mereka akan kembali mendapat panggilan tugas.

“Anehnya, begitu selesai dicuci, sering sekali muncul laporan kebakaran. Itu yang kemudian menjadi cerita di antara teman-teman,” katanya.

Meski demikian, tidak ada data resmi yang menunjukkan adanya hubungan antara pencucian armada tersebut dengan munculnya peristiwa kebakaran. Para petugas pun menganggapnya sebagai cerita unik yang lahir dari pengalaman bertugas dan terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Di balik cerita yang melegenda itu, Mbah Kung merupakan salah satu armada bersejarah milik Damkar Magetan. Kendaraan tersebut mulai berdinas sekitar awal 1980-an dan pernah terlibat dalam sejumlah operasi pemadaman besar di berbagai daerah.

Berdasarkan catatan Damkar Magetan, Mbah Kung pernah membantu penanganan kebakaran kereta api tangki di Kabupaten Ngawi pada 2004, kebakaran Pasar Sayur Magetan pada 2016, serta kebakaran Pasar Legi Songgolangit Ponorogo pada 2017.

Meski tergolong armada tua, kondisi mesinnya masih terawat. Sebagian besar komponen kendaraan bahkan disebut masih menggunakan suku cadang asli pabrikan.

“Mesin Mbah Kung ini belum pernah turun mesin dan sebagian besar komponennya masih orisinal. Kendala yang mulai terasa hanya pada kampas rem. Untuk jalan datar masih memungkinkan digunakan bertugas,” ungkap Ali.

Saat ini, Mbah Kung lebih banyak disiagakan sebagai armada cadangan. Namun bagi keluarga besar Damkar Magetan, kendaraan tua tersebut bukan sekadar alat operasional. Selain menjadi saksi berbagai peristiwa kebakaran besar, armada legendaris itu juga menyimpan cerita unik yang hingga kini masih dikenang para petugas pemadam kebakaran.