DPRKP Magetan Fokus Tangani Kawasan Kumuh Lewat Perbaikan Drainase dan Jalan Lingkungan

MAGETAN | NARASINFO.ID – Program penanganan kawasan kumuh yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) selaras dengan visi dan misi Bupati Magetan dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Magetan, Sudiro, saat ditemui di kantornya, Selasa (29/12/2025).

Sudiro menjelaskan, program penanganan kawasan kumuh merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan permukiman yang layak huni, sehat, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Penanganan kawasan kumuh difokuskan pada peningkatan kualitas permukiman di sejumlah kelurahan, antara lain melalui pembangunan dan perbaikan jalan lingkungan serta drainase,” jelasnya.

Fokus Perbaikan Drainase dan Jalan Lingkungan

Menurut Sudiro, pembangunan dan rehabilitasi drainase menjadi langkah strategis karena berkaitan langsung dengan fungsi dasar permukiman, khususnya dalam pengendalian air dan pencegahan genangan.

“Drainase yang berfungsi dengan baik sangat penting untuk menjaga kesehatan lingkungan, keselamatan warga, serta mendukung keberlanjutan kawasan permukiman,” ujarnya.

Ia menambahkan, drainase yang tidak layak merupakan salah satu karakteristik utama kawasan permukiman kumuh. Selain itu, keberadaan jalan lingkungan yang memadai juga menjadi prasarana dasar yang menentukan tingkat kelayakan, keselamatan, serta keterpaduan suatu kawasan permukiman.

“Jalan lingkungan yang baik akan mendukung aktivitas warga sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” imbuh Sudiro.

Optimistis Turunkan Luasan Kawasan Kumuh

Melalui program penanganan kawasan kumuh tahun 2025 ini, DPRKP Kabupaten Magetan optimistis dapat menurunkan luasan kawasan kumuh secara bertahap sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Magetan berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan permukiman yang berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah,” tutup Sudiro. (Red)