KARANGANYAR | NARASINFO.ID – Di tengah kesibukannya sebagai kepala sekolah, Sukadi menjalani syuting video klip lagu kenangan karya musisi legendaris Indonesia, Pance Pondaag, di kawasan wisata Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Minggu (7/6/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan bersama Java Putra Lawu (JPL) pimpinan Nogling dengan dukungan Lawu TV sebagai media partner. Pengambilan gambar memanfaatkan sejumlah titik di kawasan lereng Gunung Lawu yang dikenal memiliki panorama alam khas pegunungan.
Bagi Sukadi, kegiatan itu menjadi salah satu cara untuk tetap menyalurkan minatnya di bidang musik di tengah tanggung jawabnya sebagai seorang pendidik. Selain menggemari karya-karya musisi Indonesia, ia juga dikenal sebagai pengagum lagu-lagu yang dibawakan Iwan Fals. Namun demikian, ketertarikannya terhadap tembang-tembang kenangan membuatnya tertantang untuk membawakan salah satu lagu karya Pance Pondaag dalam bentuk video klip.
“Ini sekadar hiburan dan untuk mengasah kembali kemampuan membawakan lagu-lagu kenangan. Saya ingin tetap menjaga kecintaan terhadap musik di tengah kesibukan menjalankan tugas sebagai kepala sekolah,” ujar Sukadi saat ditemui di sela-sela proses syuting.
Menurutnya, lagu-lagu kenangan masih memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat karena lirik dan pesan yang terkandung di dalamnya tetap dapat dinikmati lintas generasi. Melalui kegiatan tersebut, ia berharap dapat ikut memperkenalkan kembali lagu-lagu yang pernah populer pada masanya kepada kalangan yang lebih luas.
Proses produksi video klip tersebut melibatkan tim dari JPL dan mendapat dukungan publikasi dari Lawu TV. Sukadi mengaku bersyukur seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sesuai rencana.
“Alhamdulillah, bersama JPL pimpinan Mas Nogling dan didukung Lawu TV, proses cover lagu ciptaan Pance Pondaag ini dapat dikerjakan dengan baik. Semoga hasilnya bisa dinikmati masyarakat luas,” katanya.
Ia berharap kolaborasi tersebut tidak hanya menghasilkan karya yang dapat dinikmati masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan JPL sebagai komunitas yang aktif berkarya di bidang musik dan produksi video.
“Kami berharap apa yang dilakukan bersama JPL dan Lawu TV ini bisa dikenal banyak orang. Semoga JPL semakin berkembang dalam dunia tarik suara dan produksi video klip, serta terus menghasilkan karya-karya yang menghibur dan inspiratif,” ujarnya.
Kegiatan syuting tersebut menjadi bagian dari upaya Sukadi untuk tetap menyalurkan hobinya di bidang musik tanpa mengesampingkan tanggung jawab utamanya sebagai kepala sekolah. (Red)
