SPPG Galak dan Watubonang Ponorogo Sajikan Rendang untuk Ribuan Penerima MBG

PONOROGO | NARASINFO.ID – SPPG Galak Slahung Ponorogo menghadirkan inovasi menu rendang untuk ribuan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Inovasi tersebut dilakukan dengan menyembelih dua ekor sapi untuk memenuhi kebutuhan dapur layanan gizi.

Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) merupakan dapur layanan di bawah naungan Badan Gizi Nasional. Program ini bertujuan menyediakan makanan bergizi bagi anak sekolah dan kelompok rentan guna menekan angka stunting dan gizi buruk.

Pemilik SPPG Galak Slahung Ponorogo, Rian P. Handoko, menyembelih dua ekor sapi pada Minggu (19/4/2026). Daging tersebut akan diolah menjadi menu rendang untuk disalurkan kepada penerima manfaat.

“Menu utama yang akan disalurkan besok Senin adalah rendang, lengkap dengan buah serta pelengkap gizi lainnya,” ujar Rian.

Layani Lebih dari 6.000 Penerima

Rian menjelaskan, satu ekor sapi menghasilkan sekitar 130 kilogram daging. Daging tersebut kemudian diolah menjadi rendang dalam jumlah besar.

Menu tersebut akan didistribusikan ke dua dapur layanan, yakni SPPG Galak Slahung dan SPPG Watu Bonang di Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo.

Saat ini, SPPG Galak Slahung melayani 3.256 penerima manfaat. Sementara SPPG Watu Bonang menjangkau 2.981 penerima manfaat program MBG.

Sementara itu, bagian lain dari sapi seperti kepala, kaki, dan jeroan dimanfaatkan melalui sistem penjualan maupun penukaran. Langkah ini dilakukan untuk mendapatkan tambahan daging agar produksi lebih maksimal.

Inovasi Menu Bergizi

Menurut Rian, anggaran operasional dapur SPPG sebenarnya cukup untuk menghadirkan menu berbahan daging. Namun, pengelola harus mampu mengatur strategi pengadaan bahan pangan secara efisien.

“Anggarannya sebenarnya cukup untuk menu daging. Tinggal bagaimana pengelola berani dan mampu mengelolanya dengan baik,” jelasnya.

Kegiatan penyembelihan sapi tersebut juga dihadiri Kepala SPPG Watu Bonang, Risya Khul Khasanah. Kehadiran tersebut menjadi bentuk koordinasi dan penguatan sinergi antar dapur layanan gizi.SPPG Galak Slahung Ponorogo berharap inovasi menu rendang ini dapat menjadi contoh bagi pengelola SPPG lainnya. Selain itu, variasi menu diharapkan mampu meningkatkan minat makan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis. (Red)