MAGETAN | NARASINFO.ID – Maraknya penipuan berkedok rekrutmen pekerja di Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini meresahkan masyarakat Magetan. Sejumlah akun media sosial dan nomor tak dikenal diduga memanfaatkan momen ini untuk mengincar korban dengan modus penerimaan karyawan SPPG.
Kasus tersebut salah satunya dialami pengurus SPPG di Kambingan, Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran. Belakangan ini mereka kerap didatangi orang yang menanyakan lowongan kerja, bahkan ada yang mengaku mendapat informasi perekrutan melalui media sosial, pesan WhatsApp, hingga tautan yang meminta data pribadi lengkap.
Erna Setyowati, salah satu mitra SPPG setempat, mengaku beberapa kali didatangi warga yang ingin melamar pekerjaan sebagai karyawan dapur.
“Akhir-akhir ini banyak yang datang menanyakan lowongan kerja, padahal dapur SPPG ini masih tahap pembangunan. Kami belum sampai pada proses perekrutan. Memang nanti ada arah ke sana, tapi sekarang belum,” jelas Erna.
Lebih mengkhawatirkan, Erna menyebut ada pelamar yang mengaku diminta uang oleh oknum tertentu untuk bisa diterima bekerja.
“Beberapa pelamar mengatakan dimintai sejumlah uang. Di link yang beredar juga ada form berisi nama, alamat, foto KTP dan KK. Kami khawatir data itu disalahgunakan, misalnya untuk pinjaman online,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa pihak SPPG tidak pernah membuka lowongan kerja melalui link tidak resmi, apalagi meminta biaya administrasi kepada calon pelamar.
Erna meminta masyarakat lebih waspada agar tidak menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan SPPG.
“Kami berpesan agar masyarakat berhati-hati. Banyak oknum yang memanfaatkan nama SPPG untuk mencari keuntungan. Jangan mudah percaya, dan pastikan informasi diperoleh dari sumber resmi,” pungkasnya.
Masyarakat diimbau untuk selalu melakukan verifikasi sebelum menyerahkan data pribadi maupun uang kepada pihak yang mengklaim menyediakan rekrutmen SPPG. Jika menemukan aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada perangkat desa atau pihak terkait.
