Kominfo Magetan Gelar Ekspedisi Lawu Bersama Media

Kominfo Magetan dan Awak Media Saat Mendaki Lawu

MAGETAN | NARASINFO.ID – Memperingati Tahun Baru Islam 1447 Hijriah dan Tahun Baru Jawa (Suro), Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Magetan bersama awak media menggelar Ekspedisi Lawu bertema “Menyatu Menuju Puncak Lawu”, pada Jumat (11/7/2025).

Ekspedisi ini mengusung konsep pendakian tektok, yaitu perjalanan mendaki yang dilakukan dalam sehari tanpa bermalam. Tujuannya tidak hanya sebagai kegiatan fisik, tetapi juga sebagai momentum untuk membangun kebersamaan, sekaligus mengangkat isu penting seperti pelestarian lingkungan dan keselamatan aktivitas di alam terbuka.

Foto bersama saat di puncak Lawu

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo Magetan, Eko Budiono, yang memimpin langsung jalannya ekspedisi menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mempererat sinergi antara pemerintah dan media lokal.

“Kami ingin menyatu dengan alam dan bersama media menyuarakan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan Gunung Lawu yang kaya akan nilai ekologi dan budaya,” ujar Eko.

Eko juga menegaskan pentingnya peran media dalam menyampaikan informasi yang tepat terkait aktivitas pendakian, termasuk jalur baru, kondisi medan, dan risiko-risiko yang mungkin dihadapi pendaki.

“Gunung Lawu punya daya tarik luar biasa, tapi juga menyimpan tantangan. Masyarakat perlu mendapat edukasi tentang cara mendaki yang aman, bijak, dan penuh tanggung jawab,” tambahnya.

Dalam arahannya, Eko mengingatkan peserta agar selalu mempersiapkan fisik dan mental sebelum memulai pendakian. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan selama berada di jalur pendakian.

“Pastikan tubuh dalam kondisi prima, pahami jalur yang akan dilalui, dan siapkan mental. Jangan lupa, sampah harus dibawa turun. Pendakian bukan tentang meninggalkan jejak, tetapi tentang menjaga warisan alam,” tegas Eko.

Sementara itu perwakilan awak media, Siswo Widodo, mengapresiasi langkah Kominfo yang melibatkan jurnalis dalam kegiatan luar ruang seperti ini. Ia mengaku bahwa pendekatan ini membuka ruang komunikasi yang lebih santai namun tetap bermakna.

“Biasanya kami bertemu dalam suasana formal. Kali ini berbeda, kami bisa menyatu langsung di alam. Ini memberikan pengalaman yang lebih mendalam dan membangun kedekatan,” kata Siswo.

Ia juga menyampaikan pengamatannya soal jalur pendakian Gunung Lawu, khususnya untuk pemula.

“Jalur dari Pos 3 ke Pos 4 cukup menantang. Peserta harus benar-benar mempersiapkan diri, baik fisik maupun mental. Ini bukan sekadar perjalanan santai,” pesannya. (Red)