MAGETAN | NARASINFO.ID – Babinsa Koramil 0804/12 Lembeyan, Serka Sumadi, bersama perangkat desa dan masyarakat Desa Kediren, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, melaksanakan kegiatan pembersihan aliran sungai yang melintasi Kasun Selungguh dan Dukuh Manding, pada Senin (9/12/2024).
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya antisipasi potensi banjir di musim penghujan yang kerap menyebabkan penyumbatan aliran air.
Kegiatan pembersihan ini difokuskan pada pengangkatan sampah berupa kayu, ranting, serta tumbuhan liar yang terbawa arus banjir dan menyumbat Jembatan Dukuh Manding. Jembatan tersebut merupakan akses utama penghubung antarwilayah sekaligus jalur vital bagi warga menuju area persawahan. Penyumbatan aliran sungai dikhawatirkan dapat menyebabkan luapan air yang berpotensi menggenangi jembatan dan mengganggu aktivitas warga.
“Pembersihan aliran sungai ini adalah langkah preventif untuk memastikan tidak ada hambatan yang mengganggu aliran air, sehingga risiko banjir dapat diminimalkan,” ujar Serka Sumadi di sela-sela kegiatan. Ia juga mengapresiasi antusiasme warga yang dengan semangat bergotong royong untuk menjaga lingkungan sekitar.
Kepala Desa Kediren, Wakino menyampaikan apresiasinya kepada Koramil 0804/12 Lembeyan, khususnya Babinsa, yang aktif terlibat dalam memberikan semangat kepada masyarakat.
“Terima kasih atas kepedulian dan dukungan Babinsa dalam membantu masyarakat kami. Ini adalah contoh kerja sama yang baik antara TNI dan warga,” ungkapnya.
Sementara itu Komandan Koramil 0804/12 Lembeyan, Kapten Inf Sarpan, turut memberikan apresiasi atas kekompakan warga Desa Kediren. Menurutnya, semangat gotong royong yang diperlihatkan masyarakat menjadi contoh baik bagi desa lain di wilayah Kecamatan Lembeyan.
“Kami dari Koramil selalu siap bekerja sama dengan masyarakat dalam mengatasi berbagai persoalan, termasuk pencegahan bencana seperti banjir. Kekompakan warga Desa Kediren dalam bergotong royong ini sangat luar biasa dan patut diapresiasi,” ujar Kapten Inf Sarpan.
Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan aliran sungai yang lancar, sehingga risiko banjir dapat ditekan. Selain itu, kerja sama antara TNI dan masyarakat menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi dalam menjaga lingkungan sekaligus mendukung aktivitas masyarakat.
Dengan adanya aksi gotong royong ini, warga Desa Kediren menunjukkan bahwa kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan dapat memberikan manfaat besar bagi kehidupan sehari-hari.(Hum/Red)
