MAGETAN | NARASINFO.ID – Magetan bersiap menyambut gelaran bursa kerja akbar! Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Magetan akan menggelar Job Fair 2025 pada tanggal 10–11 Juni 2025, menghadirkan 45 perusahaan dengan total lebih dari 4.500 lowongan pekerjaan dari berbagai sektor industri.
Acara dua hari ini akan berlangsung di GOR Ki Mageti, Kelurahan Tambran, Magetan, mulai pukul 07.30 WIB hingga 16.00 WIB. Kegiatan terbuka untuk umum dan gratis tanpa biaya pendaftaran.
“Job Fair ini kami inisiasi untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara langsung. Harapannya, peserta bisa langsung diterima kerja di tempat,” ungkap L. Satria Utama, Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Disnaker Magetan, saat diwawancarai pada Selasa (3/6/2025).
Bukan sekadar pameran lowongan, ajang ini dirancang sebagai platform rekrutmen langsung. Beberapa perusahaan akan langsung melakukan sesi wawancara di lokasi. Bahkan, dua perusahaan dipastikan siap menerima pelamar di tempat.
“Ada dua perusahaan yang akan langsung rekrut saat itu juga. Pelamar cukup isi biodata, langsung wawancara. Kalau cocok, bisa langsung diterima kerja,” jelas Satria.
Untuk mengikuti Job Fair 2025 ini, peserta cukup membawa dokumen standar: CV, fotokopi KTP, KK, dan AK1 (kartu kuning). Dianjurkan datang lebih awal agar terhindar dari antrean panjang.
👉 Link Pendaftaran Online Job Fair Magetan 2025:
https://bit.ly/daftarMJF2025
Bursa kerja ini tidak hanya menyasar lulusan SMA dan SMK. Disnaker juga membuka peluang seluas-luasnya bagi lulusan perguruan tinggi (S1).
“Sejak tahun lalu kami mulai membuka ruang untuk lulusan S1. Walau mayoritas lowongan masih diperuntukkan bagi lulusan SMA dan SMK sebagai tenaga operator,” ujar Satria.
Job Fair 2025 menjadi bagian dari strategi Disnaker Magetan dalam menekan angka pengangguran. Berdasarkan data terkini, terdapat sekitar 13.700 pencari kerja di Kabupaten Magetan. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang sempat berada di angka 4,33 persen pada 2023 berhasil turun menjadi 3,28 persen di 2024.
“Kami berharap TPT bisa kembali turun di tahun ini. Kalau berhasil, artinya upaya kami sudah berada di jalur yang benar,” pungkas Satria. (Red)
