MAGETAN |NARASINFO.ID – Sebanyak 539 calon haji asal Kabupaten Magetan telah tiba di Asrama Haji Sukolilo sebagai tahap akhir persiapan sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci. Para jamaah tersebut tergabung dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 20 dan 21.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, memastikan seluruh jamaah dalam kondisi layak untuk terbang meskipun sebagian memiliki riwayat penyakit tertentu. Ia menyebut sekitar 40 persen jamaah tercatat memiliki hipertensi, namun kondisinya terkendali dan berada dalam pengawasan medis ketat.
“Sekitar 40 persen jamaah memang memiliki hipertensi, tetapi semuanya dalam kondisi terkontrol dan terus dipantau secara intensif,” ujar Ida, Senin (27/4/2026).
Ia menambahkan, penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 mengusung konsep pelayanan inklusif melalui tagline Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan. Program tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan yang lebih humanis bagi seluruh jamaah, khususnya kelompok rentan.
Sebelumnya, para calon haji telah dilepas secara resmi oleh Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, di GOR Ki Mageti pada Minggu (26/4/2026). Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan doa agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Ia juga mengingatkan pentingnya meningkatkan ibadah serta menjaga perilaku selama berada di luar negeri.
“Perbanyak ibadah, dzikir, doa, dan sedekah agar meraih haji yang mabrur dan mabruroh,” pesannya.
Selain itu, Bupati menegaskan bahwa para jamaah tidak hanya membawa identitas pribadi, tetapi juga nama baik daerah dan bangsa. Oleh karena itu, ia meminta seluruh jamaah menjaga sikap serta menunjukkan nilai-nilai luhur sebagai warga Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menitipkan doa kepada para jamaah agar Kabupaten Magetan senantiasa diberikan keselamatan, ketenteraman, dan terhindar dari bencana.
Keberangkatan para calon haji ini juga diiringi doa dan harapan dari keluarga serta masyarakat yang turut hadir, menciptakan suasana haru sekaligus penuh harapan menjelang perjalanan suci tersebut.
