NARASINFO.ID – UNESCO telah resmi menetapkan kesenian Reog Ponorogo dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda (WBtb). Reog Ponorogo masuk dalam daftar Warisan Budaya Takbenda (WBTb) ke-14 dari Indonesia dalam kategori In Need Urgent of Safeguarding.
Penetapan tersebut dilakukan pada Sidang kesembilan belas Komite Antarpemerintah untuk Perlindungan Warisan Budaya Takbenda berlangsung di Asunción, Republik Paraguay dari Senin 2 hingga Sabtu 7 Desember 2024.
Dengan pengakuan ini, Reog Ponorogo menjadi warisan budaya Indonesia ke-14 yang tercatat dalam daftar Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) atau Intangible Cultural Heritage (ICH).
Reog Ponorogo, adalah seni tradisional khas Jawa Timur, merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang memadukan tarian, musik gamelan, dan aksi teatrikal yang sarat dengan simbol magis dan historis.
Untuk merayakan keberhasilan itu maka diadakan gelaran pementasan Reog Ponorogo serentak se-dunia. Kegiatan yang bertajuk Rayakan Budaya Indonesia itu, digelar pada tanggal 22 Desember 2024 pada pukul 08.00-11.00 WIB.
Magetan juga tidak mau ketinggalan untuk ikut serta dalam perayaan tersebut.
Berlokasi di Taman Darmawangsa Magetan, Gagrak Magetan Menggelar Kesenian Reog yang disambut antusias oleh masyarakat kabupaten Magetan.
Di laman ICH UNESCO dituliskan, di Indonesia, seni pertunjukan Reog Ponorogo adalah tari teater berusia berabad-abad yang secara tradisional ditampilkan dalam berbagai kesempatan. Tarian ini misalnya tampil dalam upacara penolakan bencana, acara bersih desa, pernikahan, hari besar Islam dan nasional, khitanan, upacara syukuran, pesta rakyat, dan saat menyambut tamu. Penari berpakaian seperti raja, panglima perang, ksatria, dan prajurit berkuda untuk menceritakan kisah Kerajaan Bantarangin dan rajanya.
Dengan pengakuan ICH dari UNESCO, diharapkan Reog Ponorogo tidak hanya dikenal lebih luas di Indonesia, tetapi juga di dunia internasional. Status ini akan memberikan perlindungan serta perhatian terhadap kelestarian budaya Reog Ponorogo, sekaligus mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif.
