NGAWI | NARASINFO.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi (Dinkes Ngawi) terus memperkuat layanan kesehatan preventif melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tahun 2026. Program tersebut ditargetkan mampu menjangkau sekitar 46 persen dari total penduduk Kabupaten Ngawi guna meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Untuk mendukung target tersebut, Dinkes Ngawi telah menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di seluruh wilayah kecamatan. Sebanyak 24 puskesmas dan satu Klinik DKT disiapkan agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan kesehatan dasar.
Partisipasi Pelajar dan Usia Produktif Mendominasi
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi, drg. Retno Dewi Sulistiorini, mengatakan capaian layanan CKG sementara ini didominasi kelompok usia produktif dan pelajar.
“Capaian tertinggi layanan CKG saat ini berasal dari kelompok usia produktif, terutama anak sekolah usia 7 sampai 18 tahun,” ujarnya, Minggu (24/5/2026).
Menurut Retno, tingginya partisipasi pelajar menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini. Selain itu, pemeriksaan rutin dinilai penting untuk mendeteksi potensi gangguan kesehatan lebih cepat sehingga penanganan dapat dilakukan secara tepat.
Dinkes Ngawi Terapkan Strategi Jemput Bola
Guna memperluas jangkauan layanan hingga akhir tahun, Dinkes Ngawi juga menyiapkan strategi jemput bola dengan mengintegrasikan layanan CKG dalam berbagai kegiatan masyarakat dan lingkungan kerja.
“Strategi yang kami lakukan untuk meningkatkan capaian target adalah mengintegrasikan layanan CKG dalam event massal di Kabupaten Ngawi serta melalui program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di perkantoran,” jelasnya.
Melalui strategi tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan. Sementara itu, program ini juga diarahkan untuk menjangkau kalangan pekerja agar pemeriksaan kesehatan dapat dilakukan secara berkala.
Dinkes Ngawi optimistis penguatan layanan kesehatan dasar yang dipadukan dengan strategi jemput bola mampu mempercepat pencapaian target program Cek Kesehatan Gratis 2026. Karena itu, program ini diharapkan dapat mendorong terciptanya masyarakat Ngawi yang lebih sehat dan produktif. (Rit/ADV)
