MAGETAN | NARASINFO.ID – Anggota DPRD Kabupaten Magetan, Dwi Aryanto, kembali dipercaya memimpin DPD PAN Magetan untuk periode 2024–2029. Penetapan tersebut diumumkan dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI PAN Magetan yang digelar di Rumah PAN Magetan, Jalan Raya Maospati, pada Sabtu, (29/11/2025).
Musda VI PAN berlangsung serentak secara hybrid. Jalannya sidang dipimpin langsung jajaran DPP PAN melalui aplikasi Zoom dari Jakarta. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) menyampaikan sambutan sekaligus membacakan keputusan Musda VI.
Dalam keputusan itu, Zulhas menetapkan Dwi Aryanto sebagai formatur tunggal atau Ketua DPD PAN Magetan untuk lima tahun ke depan. Keputusan ini diambil untuk memudahkan proses konsolidasi, komunikasi, serta penyusunan struktural bersama DPW dan DPP PAN.
Penetapan tersebut disampaikan Zulhas didampingi Sekjen DPP PAN Eko Patrio, Wakil Ketua Umum Viva Yoga Mauladi yang juga menjabat Wamentrans, serta Ketua DPW PAN Jawa Timur Risqi Sadiq.
Sementara itu, di Rumah PAN Magetan, jalannya Musda diikuti pengurus DPD, para Ketua dan Sekretaris DPC PAN dari 18 kecamatan, dua organisasi otonom (BM PAN dan PUAN), serta para ketua ranting dari 158 desa dan kelurahan.
Dalam sambutannya, Dwi Aryanto menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya oleh Ketua Umum PAN, jajaran DPP, dan DPW PAN Jawa Timur. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kerja-kerja politik yang belum tercapai pada periode sebelumnya.
“Meskipun PAN Magetan berhasil meraih lima kursi di DPRD perolehan terbanyak sepanjang sejarah PAN di Magetan saya mengajak seluruh kader untuk tidak berpuas diri. Kita harus tetap bekerja maksimal, apa pun peran yang diemban,” ujar Dwi.
Ia menambahkan bahwa pembenahan kultur politik menjadi prioritas. Kader PAN diminta lebih disiplin, responsif, dan bergerak dalam satu komando di bawah arahan Ketum PAN, Zulkifli Hasan.
Pernyataan Dwi selaras dengan arahan Zulhas pada pembukaan Musda. Zulhas menekankan bahwa seluruh kader PAN harus bekerja lebih keras dan lebih strategis untuk menguatkan posisi PAN menuju Pemilu 2029. (Red)
