MAGETAN | NARASINFO.ID – Puluhan wartawan dari berbagai media di Kabupaten Magetan mengikuti pelatihan jurnalistik di Rumah Joglo Sedulur Mas Riyono (Joglo Semar), Desa Jambangan, Kecamatan Kawedanan, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 30 peserta tersebut digelar untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme insan pers di Magetan. Pelatihan menghadirkan pemateri dari Solopos, Abu Najib, yang menyampaikan materi seputar teknik penulisan berita, kaidah jurnalistik, hingga etika profesi wartawan.
Dalam pemaparannya, Abu Najib menekankan pentingnya pemahaman dasar jurnalistik bagi wartawan sebelum menjalankan tugas di lapangan.
“Wartawan harus mampu menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan tidak mengandung opini. Kekuatan utama berita terletak pada kejelasan fakta dan ketepatan penulisan,” ujarnya.
Materi pelatihan meliputi teknik penulisan straight news, penyusunan lead yang efektif, serta pemahaman prinsip dasar jurnalistik seperti akurasi, keberimbangan, dan verifikasi informasi.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya penerapan kode etik jurnalistik dan kepatuhan terhadap Undang-Undang Pers dalam menjalankan tugas sebagai wartawan.
Abu Najib berharap pelatihan tersebut dapat mendorong wartawan di Magetan menjadi jurnalis yang profesional, berintegritas, serta mampu menghasilkan karya jurnalistik yang akurat dan dipercaya publik.
“Wartawan harus memahami kode etik jurnalistik dan cara menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat sesuai Undang-Undang Pers,” katanya.
Sementara itu, anggota Komisi IV DPR RI, Riyono, menilai sinergi antara media, pemerintah daerah, dan legislatif penting untuk meningkatkan kualitas jurnalistik di Magetan.
Ia mengapresiasi kolaborasi wartawan di Magetan yang dinilai ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui pemberitaan.
“Saya senang teman-teman media di Magetan sudah berkolaborasi dan bersinergi untuk kemajuan Magetan dan kepentingan masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas, etika media, kualitas jurnalistik, dan kualitas pemberitaan,” ujarnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Magetan, Cahaya Wijaya, turut mengapresiasi kegiatan peningkatan kapasitas jurnalis tersebut.
Menurutnya, pelatihan seperti ini penting untuk mengasah kemampuan sekaligus memperkuat kolaborasi antarmedia di Magetan.
“Ini perkembangan positif bagi teman-teman jurnalis untuk mengasah kemampuan, bertukar pikiran, dan belajar bersama. Ke depan saya berharap kegiatan seperti ini bisa terus dikembangkan dan dikolaborasikan dengan berbagai pihak,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Riyono atas kepeduliannya terhadap perkembangan media di Magetan.
“Semoga acara ini sukses dan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menambah ilmu teman-teman media,” tutupnya. (Red)
