MAGETAN | NARASINFO.ID – Ketua DPRD Magetan, Suratno, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Magetan yang melakukan rotasi jabatan terhadap ratusan pejabat di lingkungan birokrasi. Ia menilai kebijakan tersebut sebagai bagian penting dalam upaya meningkatkan kinerja pemerintahan dan pelayanan publik.
Rotasi jabatan itu ditandai dengan pelantikan dan pengambilan sumpah 155 pejabat oleh Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, di Pendopo Surya Graha Magetan, Selasa (10/3/2026).
Adapun pejabat yang dilantik meliputi pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau eselon II, kepala sekolah tingkat SD dan SMP, serta kepala UPTD puskesmas.

Rinciannya terdiri dari 18 pejabat JPT Pratama, 116 kepala sekolah, dan 21 kepala puskesmas.
Ketua DPRD Magetan, Suratno, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru saja dilantik. Menurutnya, rotasi jabatan merupakan hal yang lazim dilakukan dalam sistem pemerintahan sebagai bentuk penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja aparatur.
“Kami mengapresiasi langkah Pemkab Magetan. Ini merupakan langkah konkret untuk membawa perubahan yang lebih baik bagi Kabupaten Magetan,” ujarnya.
Suratno menambahkan, proses pelantikan tersebut telah melalui tahapan dan mekanisme yang berlaku, termasuk penilaian dari tim penilai kinerja terkait kelayakan dan kepatutan pejabat yang dilantik.
Menurutnya, para pejabat yang telah dilantik diharapkan mampu segera menyesuaikan diri dengan jabatan dan tanggung jawab barunya, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Jika sudah dilantik berarti telah melewati seluruh proses penilaian oleh tim yang berwenang. Harapannya para pejabat ini dapat menjalankan langkah baru dengan baik di OPD masing-masing demi kemajuan Magetan,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti dalam sambutannya meminta para pejabat yang baru dilantik agar segera melakukan konsolidasi internal serta menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja masing-masing.
Ia menegaskan pentingnya peningkatan kinerja, inovasi, serta dedikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Segera lakukan konsolidasi internal dan jaga etika birokrasi. Jangan sampai ada warga yang terhambat pelayanannya hanya karena persoalan administrasi atau prosedur,” pesannya.
Bupati juga mengingatkan agar para pejabat mampu menjadi pelayan masyarakat yang ramah, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan publik.
Menurutnya, rotasi jabatan merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pemerataan sumber daya aparatur, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendukung berbagai program pembangunan daerah maupun program nasional.
