Riyono Apresiasi Mancing Bersama di Embung Sidomas, Dorong Budidaya Ikan Magetan

MAGETAN | NARASINFO.ID – Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono, mengapresiasi kegiatan mancing bersama yang digelar Pemerintah Desa Terung di Embung Sidomas, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Rabu (25/3/2026). Kegiatan tersebut dinilai sebagai langkah positif dalam mengenalkan potensi sektor perikanan kepada masyarakat.

Riyono menilai, kegiatan mancing bersama dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap dunia perikanan, khususnya budidaya ikan yang memiliki nilai ekonomi.

“Melalui kegiatan mancing ini, masyarakat dapat lebih mengenal dunia perikanan, terutama budidaya ikan yang memiliki potensi ekonomi bagi warga,” ujar Riyono.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan perikanan desa, Riyono sebelumnya juga telah menebar sebanyak 10.000 bibit ikan di Embung Sidomas. Menurutnya, budidaya ikan yang saat ini dilakukan Pemerintah Desa Terung masih bersifat tradisional sehingga hasil yang diperoleh belum maksimal.

Sebagai anggota DPR RI asal Magetan, Riyono menyatakan akan terus mendorong masyarakat agar mengelola budidaya ikan secara lebih modern dan terarah. Salah satunya melalui pelatihan gratis yang disediakan di Rumah Aspirasi Joglo Sedulur Mas Riyono di Desa Jambangan, Kecamatan Kawedanan.

“Monggo silakan datang di rumah aspirasi saya. Di sana bukan hanya pelatihan yang kami berikan, tetapi juga bekal dan dukungan percontohan agar para pemuda tertarik mengembangkan sektor perikanan,” katanya.

Riyono juga mengimbau masyarakat Desa Terung untuk menjaga dan merawat Embung Sidomas sebagai sumber ekonomi di sektor perikanan sekaligus mendukung kebutuhan irigasi pertanian desa.

“Jaga dan rawat kebersihan Embung Sidomas agar dapat terus dimanfaatkan sebagai tempat budidaya ikan dan irigasi pertanian desa,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Embung Sidomas diharapkan dapat berkembang menjadi destinasi wisata desa berbasis perikanan yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Terung sekaligus memperkuat sektor ketahanan pangan daerah.