MAGETAN | NARASINFO.ID – Pembangunan jaringan irigasi di Desa Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, mulai dikerjakan. Proyek ini digarap oleh Himpunan Petani Pemakai Air (HIPA) Banyudono melalui program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan anggaran Rp195 juta.
Ketua HIPA Banyudono, Triyasono Budi, mengatakan pembangunan irigasi ini sangat penting untuk mendukung kebutuhan air pertanian warga.
“Irigasi ini nantinya akan mengaliri lebih dari 20 hektare lahan sawah. Kami berharap setelah selesai, distribusi air lebih lancar sehingga hasil panen juga meningkat,” ujarnya, Selasa (2/9/2025).
Kepala Desa Banyudono, Supriyono, turut menyambut baik program tersebut. Menurutnya, P3-TGAI tidak hanya memberi manfaat infrastruktur, tetapi juga memberdayakan masyarakat karena dikerjakan secara swakelola oleh petani.
“Selain memperbaiki saluran air, program ini juga membuka lapangan kerja bagi warga melalui sistem padat karya,” jelasnya. (2/9)
Program P3-TGAI sendiri merupakan upaya pemerintah pusat memperkuat ketahanan pangan nasional melalui rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi tersier. Tahun ini, Desa Banyudono menjadi salah satu penerima dengan nilai anggaran Rp195 juta yang difokuskan untuk perbaikan saluran.
Dengan adanya pembangunan irigasi ini, petani setempat optimistis risiko kekeringan saat musim tanam dapat ditekan. HIPA bersama pemerintah desa berkomitmen menjaga keberlanjutan hasil pembangunan agar memberi manfaat jangka panjang bagi produktivitas pertanian dan kesejahteraan warga. (Red)
