Dinas Arpus Magetan Gelar Mbulan Dadari, Edukasi Pelajar Gunakan Ponsel Bijak

MAGETAN | NARASINFO.ID – Upaya memperkuat literasi digital sekaligus membentengi generasi muda dari dampak negatif penggunaan media sosial terus dilakukan di Kabupaten Magetan. Salah satunya melalui kegiatan “Mbulan Dadari” yang digelar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Magetan di Gedung Literasi Magetan, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan bertema “Menyalakan Literasi di Bumi Mageti dengan Menguatkan Jiwa Generasi NKRI” tersebut menghadirkan narasumber Kolonel (Sus) Harianto dari Direktorat Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI.

Acara diikuti kepala sekolah, guru bimbingan konseling (BK), serta pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA se-Kabupaten Magetan. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Magetan Endang Ambarwati juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam pemaparannya, Kolonel (Sus) Harianto menyoroti pentingnya pengawasan penggunaan ponsel di kalangan anak dan remaja di tengah derasnya arus informasi digital saat ini.

Menurutnya, ponsel tidak hanya memberikan manfaat untuk belajar dan komunikasi, tetapi juga berpotensi membawa pengaruh negatif apabila digunakan tanpa pengawasan dan pendampingan yang tepat.

“Anak-anak sekarang hampir tidak bisa lepas dari ponsel. Karena itu orang tua dan guru tidak cukup hanya melarang, tetapi juga harus mendampingi dan mengarahkan penggunaan teknologi ke hal-hal yang positif,” ujar Harianto.

Ia mengingatkan bahwa media sosial dapat menjadi pintu masuk berbagai konten negatif, mulai dari penyebaran hoaks, perundungan digital, hingga paham radikal yang dapat memengaruhi pola pikir generasi muda.

Karena itu, ia menilai penguatan literasi digital menjadi salah satu langkah penting untuk membangun karakter pelajar agar lebih kritis dan bijak dalam menerima informasi.

“Generasi muda harus dibekali kemampuan menyaring informasi. Jangan mudah percaya dan terpengaruh oleh konten yang belum tentu benar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Arpus Magetan Endang Ambarwati mengatakan kegiatan “Mbulan Dadari” menjadi bagian dari upaya membangun budaya literasi yang tidak hanya berfokus pada membaca buku, tetapi juga literasi digital di era perkembangan teknologi.

Menurutnya, penggunaan ponsel saat ini sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari sehingga perlu disikapi secara bijak, baik oleh anak maupun orang tua.

“Kami ingin literasi di Magetan terus tumbuh. Bukan hanya budaya membaca, tetapi juga kemampuan memahami, menyaring, dan menggunakan informasi digital secara sehat dan produktif,” kata Endang.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti materi dan sesi tanya jawab yang membahas penggunaan media sosial, pengawasan anak di dunia digital, hingga cara memanfaatkan teknologi untuk mendukung pendidikan.

Melalui kegiatan tersebut, Dinas Arpus Magetan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi digital semakin meningkat sehingga generasi muda di Kabupaten Magetan mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab. (Red)