TRENGGALEK | NARASINFO.ID – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menggelar layanan kesehatan mata gratis bagi warga di Kecamatan Kampak dan Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, Senin (11/5/2026).
Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut merupakan kolaborasi antara UPRINTIS Indonesia bersama sejumlah mitra, di antaranya Klinik Mata EDC, BPJS Ketenagakerjaan, BPR Jwalita, dan PT JET. Program itu ditujukan untuk membantu masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan mata sekaligus meringankan beban biaya pengobatan.
Dalam kegiatan tersebut, Novita menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan kesejahteraan warga.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang maksimal. Kesejahteraan warga harus menjadi perhatian bersama dan terus diperjuangkan,” ujarnya di sela kegiatan.
Selain memberikan layanan pemeriksaan mata, Novita juga menerima berbagai keluhan warga terkait penonaktifan kartu BPJS PBI atau Penerima Bantuan Iuran. Menurutnya, persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius karena berdampak langsung terhadap akses layanan kesehatan masyarakat berpenghasilan rendah.
Ia mengaku prihatin masih ada warga yang mengalami kendala administrasi saat membutuhkan pelayanan medis, terutama berkaitan dengan status kepesertaan Kartu Indonesia Sehat (KIS).
“Jangan sampai warga kesulitan memperoleh layanan kesehatan hanya karena persoalan birokrasi. Kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Meski bertugas di Komisi VII DPR RI, Novita menyatakan akan meneruskan aspirasi masyarakat tersebut kepada rekan-rekannya di Komisi IX DPR RI agar dapat menjadi perhatian pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kesehatan.
Ia berharap kebijakan layanan kesehatan ke depan semakin berpihak kepada masyarakat dan mampu memberikan akses pelayanan yang mudah, cepat, serta merata tanpa hambatan administrasi yang memberatkan warga.
Kegiatan layanan kesehatan mata gratis tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Warga memanfaatkan kesempatan itu untuk melakukan pemeriksaan mata dan konsultasi kesehatan secara langsung dengan tenaga medis yang hadir.
